Ekonomi USA 2019

ekonomi 2019

Smart Money Goldman Sachs: Pertumbuhan Ekonomi USA berkisar 2%, periode H1 2019.

 

  • Goldman Sachs menurunkan proyeksi pertumbuhan USA menjadi sekitar 2% di semester pertama 2019 dan mungkin menurun sedikit periode selanjutnya
  • Akan tetapi resesi ekonomi belum terlihat untuk 2019 dan bahkan 2020

 

Mengutip kantor berita CNBC menyampaikan hasil riset Goldman Sachs yang telah menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi USA pada periode 2019 yang akan datang. Hasil riset merujuk kepada volatilitas pasar finansial di akhir tahun 2018 dan indikator ekonomik yang mulai stabil dalam pertumbuhannya. Sehingga Goldman Sachs menilai kondisi ekonomi USA akan lebih dingin sedikit tanpa terlihat ancaman resesi ekonomi.

 

Pandangan saat ini adalah pertumbuhan ekonomi perlu disesuaikan agar stabilitas dapat terjaga, baik di USA maupun secara global. Dengan demikian resiko peningkatan ekstrim inflasi, serta harga aset finansial yang terlalu tinggi (bubbles) dapat terhindarkan. Pandangan ini tentunya sesuai dengan sikap pemerintahan Presiden Trump yang tidak setuju dengan peningkatan suku bunga. Sehingga The Fed perlu memperhatikan data –data indikator ekonomik tanpa tergesa-gesa meningkatkan suku bunga. Karena meningkatkan suku bunga adalah teori ekonomi yang sudah biasa dalam menahan inflasi.

 

Saat ini ekonomi USA masih cukup solid. Tingkat pengangguran bergerak menurun dan harga-harga kebutuhan hidup masih dapat terjangkau. Pasar saham USA sudah mulai bereaksi dengan volatilitas yang cukup tinggi, menunjukan batasan periode yang sedang mencari arah pergerakan pasar finansial.

 

Dengan kondisi ekonomi global yang cukup menantang saat ini, kekuatan US dolar akan sangat berpengaruh kepada emerging market di seluruh dunia. Awal tahun 2019 akan menjadi periode penentuan kebijakan, yang akan membawa dunia kepada dekade berikutnya.

 

Selamat Tahun Baru 2019.

Author: Aqualis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *